MEDAN – Salah seorang pelaku perampokan Rp 15 miliar milik Bank BNI Jakarta, menyerahkan diri di kota Binjai, Sumatera Utara, Kamis dinihari, (23/7). Tersanka Azhar Effendi Nasution (27) warga Jalan Tamtama,Kelurahan Satria,Kecamatan Binjai Kota menyerah karena dihantui ketakutan.
Didampingi kakak kandungnya, Tuti (30), tersangka menyerahkan diri langsung kepada Kasat Reskrim Polresta Binjai AKP HM Taufik,SE. Dia dijemput di depan Bank BRI Binjai di Jalan Sutomo ,Kecamatan Binjai Utara dan diboyong ke Mapolres tanpa diborgol.
Seperti heboh dalam berita, perampokan uang sebanyak 15 miliar rupiah milik Bank BNI yang dibawa menggunakan mobil B 8252 KW PT Cisco, terjadi Senin (13/07/09) malam. Mobil saat itu sedang melaju dari tol Cawang menuju Bandara Soekarno Hatta.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi M. Iriawan di Mapolda Metro Jaya, pernah mengatakan pihaknya melakukan pengejaran hingga keluar Pulau Jawa.
Sementara saat Azhar Effendi Nasution menyerahkan diri, barang bukti berupa uang Rp 13 juta dan satu unit Sepeda Motor Yamaha Scorpio B 8481 UGY, yang digunakan warga Komplek Pertamina Jakarta itu melarikan diri dari Jakarta ke Binjai diserahkan kepada petugas.
Tuti, kakak kandung tersangka menyebutkan, setelah merampok bersama 7 kawanan lainnya, dia lari ke Binjai dengan mengendarai Sepeda Motor. Selama diperjalanan Jakarta-Binjai, tersangka mengaku selalu dibayangi rasa ketakutan.
Tersangka tiba di Binjai pukul 04.00 dinihari dan sempat menginap satu malam sebelum menyerahkan diri. Sat ditanya keluarga atas kedatangannya subuh itu, tersangka mengakui dilanda rasa bersalah dan ketakutan karena terlibat perampokan 8 karung uang senilai Rp 15 miliar milik Bank BNI Jakarta.
Mendengar pengakuan itu, keluarga bermusyawarah apalagi tersangka tak rela istrinya ikut terseret dalam kasus itu. Dia sangat mencintai istrinya dan takut Polisi menyeretnya, sehingga selalu dibayangi ketakutan mendalam.
Tuti kakak tersangka akhirnya menghubungi Kapolresta Binjai yang direspon dengan menelepon Kasat Reskrim Binjai AKP HM Taufik,SE. Tersangka hanya pasrah saat dijemput petugas di depan Bank BRI Binjai guna dibawa ke Mapolresta.
Saat dipegang petugas, tersangka sempat meneriakkan kalimat Allahuakbar sebanyak tiga kali. Air matanya menetes lalu menunduk seolah menyesali perbuatannya dihadapan petugas dan keluarganya.
Kapolresta Binjai AKBP Robert K.SIK didampingi Kasat Rerkrim AKP HM Taufik,SE saat dihubungi wartawan menyatakan, tersangka pasrah saat menyerahkan diri. Juga mengakui terlibat perampokan di Jakarta. Tersangka mengaku sempat ingin sembunyi di Sumsel, tapi urung karena dibayangi rasa takut. (Jenderal)