MEDAN - Gubsu Dato’ Seri H. Syamsul Arifin SE mengatakan, ada lima kunci menjaga komunikasi yang baik. Kelimanya adalah, jangan pernah berpikir sendiri, jangan bertanya sendiri, jangan menjawab sendiri, jangan bertindak sendiri karena akhirnya akan salah sendiri.
“Kalau kelima ini bisa kita jaga, Insya Allah, komunikasi di antara kita semua akan lancar,” ujar Gubsu dalam sambutannya pada acara Halal bi Halal Wartawan unit DPRD Sumut di DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (9/10).
Halal Bi Halal itu dihadiri sejumlah anggota dewan seperti, H. Ali Jabbar Napitupulu, Hasbullah Hadi, Kamaluddin Harahap, Sigit Pramono Asri, Parluhutan Siregar dan lainnya. Acara itu juga dihadiri Kadis Kominfo Sumut Eddy Sofyan.
Pada dasarnya, lanjut Gubsu, halal bi halal adalah upaya merajut kembali silaturahmi. Maka halal bi halal tersebut dinilainya sangat positif guna membangun komunikasi antara anggota dewan dengan para wartawan dalam rangka membantu Pemprovsu membangun Sumatera Utara yang lebih baik.
“Halal bi halal ini adalah kegiatan yang baik. Mudah-mudahan memberikan manfaat yang baik pula,” ujar Gubsu.
Sedangkan Ketua Panitia Halal Bi Halal, Mayjen Simanungkalit menyebutkan, silaturrahmi menjadi sangat penting terutama dalam kondisi saat ini. “Kita baru saja melewati bulan Ramadhan dan memasuki Syawal sebagai bulan kemenangan. Ditambah lagi anggota DPRD Sumut priode 2009-2014 baru saja dilantik, maka perlu dibangun jembatan hati antara wartawan dan dewan sebagai mitra kerja”, ujarnya.
Hal senada disampaikan Kamaluddin Harahap mewakili Pimpinan Sementara DPRD Sumut seraya menyampaikan permohonan maaf Ketua DPRD Sumut Sementara, Palar Nainggolan yang tidak bisa menghadiri kegiatan tersebut karena sedang sakit.
Kamaluddin mengatakan, silaturrahmi menjadi penting agar komunikasi antar sesame dapat nyambung. Dengan itu, ada kesamaan langkah dan tekad untuk berperan mensukseskan pembangunan sesuai fungsi masing-masing.
Usai acara, para wakil rakyat yang mengdiri acara itu ikut bersama-sama Gubsu bernyanyi memeriahkan halal bi halal itu. (Akbar)