MEDAN - Tim Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sumatera Utara saat ini sedang bekerja d daerah Padang Sumatera Barat (Sumbar), untuk melakukan pembukaan dan pelebaran jalan tertimbun tanah longsor akibat bencana alam gempa bumi bersekala 7, 6 skala richter yang telah memporakporandakan bumi Ranah Minang.
Penegasan tersebut dikemukakan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumatera Utara Ir H Umar Zunaidi Hasibuan, MM melalui handphone kepada wartawan dari Padang Pariaman, Selasa (6/10).
Dikatakannya, PU Bina Marga Sumatera Utara telah berada di lokasi Posko wilayah 11 Balai Rasa Jalan. Nasional di bawah pimpinan Ir Bambang Pandetera sejak 2 September lalu, sehari setelah peristiwa gempa terjadi.
Tim PU Bina Marga Sumut yang turun ke Sumbar membawa sejumlah alat berat seperti 8 truk, 3 loader, 2 ekskavator, 1 buldozer yang bisa bekerja membuka sejumlah jalan negara yang rusak parah akibat bencana alam tersebut.
Menurut Kepala Dinas PU itu, pihaknya sejak 2 sampai dengan 3 September lalu melakukan pekerjaan membuka badan jalan negara di Padang Panjang, yang tertimbun dan rusak parah akibat bencana gempa.
Kemudian kata Umar Zein lagi, pada 4 dan 5 September, Tim PU Bina Marga Sumatera Utara bekerja membuka jalan negara yang menghubungkan Indarung simpang Arah Pasaman dan Maninjau ke daerah Lubuk Selasi, Kabupaten Solok.
Sebahagian lagi, tim bekerja di daerah Kota Padang untuk bekerja sama dengan Tim PU Bina Marga Sumbar guna memperbaiki sejumlah ruas jalan yang terbelah akibat bencana
Kata dia, pihak Bina Marga Sumut saat ini sedang berkonsentrasi dan bekerja keras untuk merehabilitasi sejumlah jalan negara yang rusak akibat gempa, dengan menurunkan alat-alat berat yang dimiliki di sejumah lokasi.
“Kita dengan segala peralatan yang ada berupaya semaksimal mungkin memperbaiki jalan yang merupakan urat nadi perkonomian masyarakat,” pungkas Umar Zein Hasibuan. (Partono)