Pemerintah Perlu Lirik Listrik Swasta

sutet1.jpg

MEDAN - Anggota DPRDSU dari Fraksi Partai Demokrat, Nurhasanah SSos menyatakan setuju dan mendukung adanya perusahaan listrik swasta di Indonesia khususnya di Sumatera Utara.

Ini untuk mengatasi kondisi dan persoalan kelistrikan di tanah air khususnya di sumut, yang saat ini masih 'bermasalah' seringnya pemadaman listrik.

Hal itu dikatakan Nurhasanah kepada wartawan di gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (29/9), menanggapi seringnya pemadaman listrik di Sumut khususnya Kota Medan.

"Sudah saatnya PLN diswastakan, agar tidak memonopoli kelistrikan, sehingga manajemen dan pengelolaan keklistrikan semakin meningkat dan mnaksimal. Hal ini juga dinilai baik untuk membantu persoalan kelistrikan yang saat ini sering terjadi pemadaman bergilir," kata Nurhasanah.

Nurhasanah yang juga Bendahara Fraksi Partai Demokrat menyatakan, jika pihak swasta turut andil mengelola dan persoalan kelistrikan maka diyakini akan adanya persaingan yang sehat dalam mengelola kelistrikan.

Sehingga ke depan persoalan kelistrikan bisa teratasi dan membantu industri bisnis khususnya masyarakat Sumatera Utara.

Untuk itu, Wakil Rakyat dari daerah Pemilihan Kota Medan ini mengimbau, Pemprovsu perlu segera menjaring perusahaan yang berkeinginan mengelola kelistrikan di Sumatera Utara. Selain itu, Nurhasanah juga mengaku pihaknya akan mengupayakan penjajakan dan melobby ke pemerintah pusat, guna menjelaskan persoalan kelistrikan di Sumut saat ini agar dicarikan solusi dan penanganan maksimal dari pemerintah pusat.

Lebihlanjut Nurhasanah mengaku, pihaknya dapat memaklumi adanya pemadaman listrik dilakukan PLN. Namun, jika pemadaman dilakukan PLN tersebut sering terjadi setiap tahunnya hingga kini, maka hal itu menjadi persoalan yang harus segera ditangani dan dicarikan jalan keluarnya.

"Salahsatunya yakni PLN dan pemerintah harus memberikan peluang kepada swasta untuk turut serta mengelola persoalan kelistrikan," katanya.

Nurhasanah juga menyatakan, akibat seringnya pemadaman listrik sesunggunya pihak yang sangat dirugikan dan direpotkan adaklah kalangan perempuan. Sebab, kaum perempuan khususnya kaum ibu terganggu dalm menjalankan aktifitasnya sehari-hari.

"Selain itu banyak peralatan elektronik rumah tangga rusak akibat seringnya pemadaman listrik," ujarnya. (Jenderal)
 

cara mudah dan murah membuat website