MEDAN - Prospek rempah-rempah ke Eropa, hingga Mei 2009 anjlok US$1,508 juta dari periode sama tahun lalu pada US$2,157 juta. Namun volumenya relatif tinggi untuk daerah tujuan di Rusia , Brazil , Jepang , Malaysia dan Korea.
Kasubdis Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sumut, Elly Silalahi, MSi kepada Medansatu.com di Medan, tadi siang mengatakan, rempah-rempah yang di ekspor itu antara lain berupa kayu manis, cengkih, kemiri, kapulaga, kemenyan, dan kencur.
Sebagian rempah-rempah seperti kayu manis yang diekspor Sumut dipasok dari Sumatera Barat.
Sedangkan untuk ekspor kopi ke Rusia menurut data Asosiasi Ekspor Kopi Indonesia (AEKI) Sumut mencapai 71,68 juta dolar AS dari volume ekspor biji dan bubuk kopi sebanyak 21.969 ton April tahun lalu. Dari jumlah ini, kopi jenis arabika menjadi penyumbang terbesar yakni 65,07 juta dolar AS dari volume ekspor sebanyak 19.137 ton.
Sementara itu, kalangan eksportir kopi kini optimis Rusia, China dan Arab jadi pasar potensial perluasan ekspor komoditas itu, Tiga negara yang ekonominya kuat tersebut bisa menyerap produk-produk komoditi unggulan ekspor asal Sumut. (Partono)