MEDAN - Wakil Ketua Komisi C DPRD Sumut Pasiruddin Daulay mendesak Plt Gubsu segera menetapkan Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi, guna memacu kinerja BUMD milik Pemprovsu tersebut.
"Pasca pensiunnya Sekdaprovsu RE Nainggolan, jabatan Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi lowong. Akibatnya terjadi kevakuman dan mempengaruhi instensitas pengawasan", katanya kepada wartawan di gedung dewan, Senin (9/1).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menyatakan, kinerja PDAM Tirtanadi sangat terkait dengan pengawasan yang insten dari dewan pengawas. Maka agar kinerja maksimal, sebaiknya ketua dewan pengawas segera ditetapkan.
Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat Komisi C DPRD Sumut yang dipimpin Ketua Komisi C Ir Marasal Hutasoit, Wakil Ketua Pasiruddin Daulay dan Sekretaris Effendi Napitupulu dengan direksi PDAM Tirtanadi, Senin (9/1) di gedung Dewan, komisi ini tidak hanya mendukung PDAM Tirtanadi sepenuhnya mensuplai atau memasok air bersih ke Bandara Kuala Namu, tapi juga minta PDAM Tirtanadi segera memasang pipa-pipa penyaluran air, sehingga akhir Desember 2012 air bersih ke bandara internasional yang baru tersebut sudah mengalir dan dapat digunakan.
Dalam rapat juga dihadiri anggota komisi C Hidayatullah, H Hardi Mulyono, SE MAP, Rooslynda Marpaung, Mulkan Ritonga, Hj Melizar Latief, SE MM, Ir Taufan A Ginting, MSP, Robert Nainggolan dan Rinawati Sianturi ini mengungkapkan pertimbangan Komisi C mendukung PDAM Tirtanadi memasok air bersih ke Bandara Kuala Namu.
Diantaranya bandara tersebut merupakan bandara internasional sebagai pintu gerbang keluar masuk penumpang mancanegara, sehingga pelayanan air yang harus difasilitasi benar-benar bersih dan baik.
Melalui rapat itu, ujar Pasiruddin dan Mulkan, Komisi C juga merekomendasikan agar mempertimbangkan kembali rencana kenaikan tarif air minum oleh PDAM Tirtanadi selama ini dengan harga tarif rugi, setelah management dan keuangan Perusahaan daerah tersebut diaudit.(Jen)