Kursi Demokrat Bergeser ke PPP

MEDAN - Hasil pemungutan suara ulang Nias Selatan (Nisel) yang berlangsung pada 8 Juli lalu mempengaruhi perolehan kursi DPR RI di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut I.

Partai Demokrat yang semula diprediksi dapat jatah lima kursi, terpaksa harus melepas dan menyerahkan satu kursinya ke PPP.

Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution SH MHum mengungkapkan, hasil rapat pleno penetapan perolehan kursi yang diputuskan KPU Pusat berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2 September lalu. Dimana, penentuan dua kursi di Dapil Sumut I melalui perhitungan tahap ketiga, diperoleh caleg Hanura Nurdin Tampubolon dan caleg PPP Hasrul Azwar.

”Memang dari penetapan Caleg terpilih pasca keputusan MK terkait pemungutan suara ulang di Nisel pada akhirnya menetapkan Nurdin Tampubolon dari Hanura dan Hasrul Azwar dari PPP yang lolos,” jelas Irham kepada wartawan, Kamis (3/9), di ruang kerjanya, sepulang dari Jakarta mengikuti sidang MK.

Irham mengakui terjadi pergeseran perolehan kursi pasca keputusan MK tersebut. Sebelum pemungutan suara ulang di Nisel berlangsung, diprediksi Partai Demokrat akan mendapatkan lima kursi. Empat kursi melalui perhitungan tahap pertama dan kedua, sedangkan satu kursi lagi diperoleh dari perhitungan tahap ketiga. Perubahan tersebut berkaitan langsung dengan perolehan suara di Dapil Sumut II. Karena dalam penghitungan tahap ketiga, seluruh sisa suara dari ketiga Dapil di Sumut digabung untuk dihitung kembali.
Sebelum pemungutan suara ulang, salah satu Caleg PPP yakni Musa Ichwanshah terpilih di Dapil Sumut II. Namun pasca pemungutan suara ulang Nisel, ternyata Caleg tersebut tidak mendapatkan kursi dan beralih ke Caleg PAN atas nama Yahdil. Karenanya seluruh sisa suara Caleg PPP yang ada di Dapil Sumut II dikumpulkan dan dijumlahkan ke Dapil Sumut I dan masih menyisakan dua kursi untuk penghitungan tahap ketiga.

”Karena di Dapil Sumut II PPP tidak dapat kursi, jadi suaranya beralih membengkak ke Dapil Sumut I untuk Hasrul Azwar,” jelas Irham.

Secara terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Palar Nainggolan mengakui kalau partainya kehilangan satu kursi di Dapil Sumut I.. Dalam perhitungan mereka sebelum pemungutan suara ulang di Nisel, Partai Demokrat menempatkan lima wakilnya yang terpilih. Namun dengan adanya hasil pemungutan suara ulang tersebut, akhirnya Demokrat kehilangan kursi yang diperoleh atas prediksi sebelumnya.

”Harusnya, Partai Demokrat memang dapat lima kursi. Tapi akhirnya harus kehilangan satu,” ujar Palar, seraya menambahkan, bahwa Partai Demokrat tetap akan menjunjung tinggi hasil keputusan tersebut. Apalagi telah diputuskan oleh MK yang keputusannya memiliki kekuatan hukum tetap dan mengikat. (Fakhruddin)

cara mudah dan murah membuat website