Pengunjukrasa Tuding Malaysia Penipu

Tari Pendetbali.jpg

MEDAN – Puluhan pemuda unjukrasa di DPRDSU memprotes pemerintah Malaysia, terkait tindakan mengklim sejumlah kebudayaan milik Indonesia. Malaysia dituding sebagai penipu, karena mengklaim milik orang seolah jadi miliknya.

Demikian disampaikan koordinator aksi pengunjukrasa menamakan dirinya Taruna Merah Putih Sumut, Sahala Saragih, saat demo di DPRDSU, Rabu (2/9) terkait pengakuan Malaysia atas berbagai kebudayaan Indonesia.

Menurut Sahala, sikap pemerintah Malaysia yang mengklaim tari Pendet sebagai budaya mereka, dan menampilkan tarian tersebut dalam iklan promisi pariwisata Malaysia tanpa seizin pemerintah Indonesia, merupakan tindakan penipuan, karena mengklaim sesuatu yang bukan miliknya.

"Kami menuntut pemerintah Malaysia untuk segera menghentikan iklan tersebut. Karena ini sudah penipuan," ujarnya.

Untuk itu pemerintah pusat dan daerah serta anggota DPR RI dan DPRD provinsi maupun kabupaten/kota diminta proaktif mendata dan memperjuangkan pengakuan budaya Indonesia secara internasional. Sebab ini bukan sikap yang pertama yang dilakukan Malaysia, sebelum mengkalim tari Pendet, Negara itu juga telah mengklaim budaya Indonesia lainnya, seperti Reog Ponorogo, batik parang, angklung, dan lagu rasa sayang.

Dengan pengklaiman Malaysia itu, pihaknya juga menuntut pemerintah Malaysia untuk meminta maaf kepada masyarakat Indonesia secara tertulis dan disiarkan di salah satu televisi internasional. Jika tidak dilakukan, maka pemerintah Indonesia sebaiknya mengkaji ulang hubungan diplomatik dan perdagaangan yang dilakukan selama ini.

Ketua Komisi E DPRD Sumut, Budiman P Nadapdap, yang menerima pengunjuk rasa, menyatakan, reaksi masyarakat yang disalurkan melalui unjuk rasa tersebut merupakan sikap yang positif. Karena itu merupakan bentuk kecintaan terhadap tanah air.

Untuk itu, ia mendesak pemerintah pusat agar segera menghakpatenkan semua budaya Indonesia, sehingga tidak sewenang-wenang diklaim milik negara asing.(Bambang/Heru)

cara mudah dan murah membuat website