MEDAN - Partai Golkar akan mengambil sikap sebagai oposisi untuk mengkritisi kebijakan pemerintahan mendatang. Demikian Ketua DPD Partai Golkar Sumut HM Ali Umri di Medan, Rabu (2/89).
“Artinya, jika kebijakan yang diambil pemerintah tidak membela kepentingan rakyat, maka Partai Golkar akan menjadi oposisi di pemerintahan mendatang,” katanya dalam acara Deklarasi 11 DPD I Partai Golkar mendukung Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Golkar di Hotel Aryaduta Medan.
Turut hadir dalam acara deklarasi tersebut Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah Bambang Sadono dan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat Zulfadhli.
Pada kesempatan itu, Ali Umri juga menjelaskan, jika kebijakan atau roda pemerintahan yang dijalankan sudah benar, maka sikap oposisi tidak akan diambil oleh Partai Golkar.
“Partai Golkar ke depan semata-mata bukan untuk membangun oposisi, tapi membela kepentingan rakyat. Oposisi diambil bila ada kebijakan pemerintah yang salah. Kalau kebijakan itu benar, kita tidak akan oposisi,” kata Umri.
Jadi, ungkap Umri, jangan disalah artikan jika Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Golkar Surya Paloh terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar, maka Partai Golkar akan menjadi oposisi, itu tidak benar.
Bahkan, sebut Umri, Partai Golkar akan membantu pemerintahan mendatang dalam menjalankan pemerintahannya jika kebijakan yang diambil pemerintahan tersebut benar dan membela kepentingan rakyat. ( Kurnia )