MEDAN - Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun dan sejumlah anggota dewan menyerahkan langsung bantuan dari 100 anggota DPRD Sumut, kepada masyarakat pengungsi Gunung Sibayak di 12 titik pengungsian di Karo, Selasa (31/8).
Bantuan tersebut berupa 4 ton beras, 48 kotak mie instan, 12 zak gula putih, 12 goni ikan asin dan ikan campur, puluhan kota sabun cuci dan 240 Kg minyak goreng.
Dalam sambutannya, Saleh Bangun mengatakan bantuan yang diberikan DPRD Sumut ini merupakan bentuk keprihatinan seluruh anggota legislatif terhadap masyarakat pengungsi. Janganlah diukur dari nilainya, tapi lihatlah dari ketulusan hati seluruh wakil rakyat yang merasa prihatin atas musibah yang menimpa rakyatnya.
Pembagian bantuan ini ditebar dan diserahkan langsung secara merata oleh DPRD Sumut kepada 27 ribu pengungsi, seperti kepada 1.200 pengungsi di Jambur Sempakata, 1.700 pengungsi di Jambur Dalihan Natolu, 2.600 pengungsi di Jambur Lige, 1800 pengungsi di Jambur Adil Makmur, 2.600 pengungsi di Jamburtaras Berastagi, 1.200 pengungsi di Jambur Guru Pulungan, Posko Moderamen GBKP dan ribuan pengungsi di Kecamatan Tigabinaga.
Dalam menyerahkan bantuan ini, anggota DPRD Sumut Darmawan Sembiring dan Richard Edi M Lingga juga sempat menghibur para pengungsi dengan mengumandangkan dua buah lagu. Yakni ‘Lagu Sikacang Koro” dan Lagu “Unang Marmeam-meam”, sehingga suasana menjadi meriah seketika. Rakyatpun ikut berjoget, seakan-akan lupa terhadap musibah yang sedang menimpanya.
Setelah selesai menghubur pengungsi, DPRD Sumut diajak makan bersama duduk di atas tikar dengan masyarakat. Tampak para wakil rakyat itu sangat lahap menyantap makan bersama pengungsi, walaupun dengan lauk yang sangat sederhana, yakni, sayur daun ubi rebus dengan setengah potong ikan asin. (Daus)