Guru Belum Terima Tunjangan Sertifikasi

Washington_pane_mayjen.jpg

MEDAN - Dinas Pendidikan Saumatera Utara diminta untuk menyelesaikan persoalan tentang masih banyaknya guru di Medan yang belum menerima Tunjangan Sertifikasi terhitung sejak Januari sampai kini.

“Banyak persoalan di Medan yang memang belum teratasi. Salah satu hasil reses kita kemarin, kita menerima masukan bahwa masih banyak guru di Medan yang belum menerima Tunjangan Sertifikasi sejak Januari lalu, Ini perlu menjadi perhatian Dinas Pendidikan Sumut,” kata Ketua Tim Reses III Daerah Pemilihan I Kota Medan, Washington Pane, kepada wartawan di gedung dewan, Senin (23/8).

Menurut politisi Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) ini, persoalan Tunjangan Sertifikasi yang berkaitan erat dengan kesejahteraan guru seharusnya menjadi prioritas pemerintah.

Guru, sebagai ujung tombak untuk menelurkan generasi muda yang intelktual dan berwawasan global, sebut dia, keberadaannya sangat vital dalam membentuk sumber daya manusia yang andal dan berdaya guna.

“Namun saya kaget juga ketika menerima masukan bahwa banyak guru di Medan yang justeru ‘kesejahteraannya’ malah diabaikan dengan belum diterimanya Tunjangan Sertifikasi yang menjadi hak mereka,” katanya.

Selain persoalan guru, menurut Washington , Tim Reses III Dapil Medan juga menerima keluhan-keluhan dari masyarakat karena belum maksimalnya pelayanan di RSU dr Pirngadi Medan.

Kendala utamanya adalah masih terbatasnya peralatan medis di rumah sakit itu serta peralatan medis tersebut masih ada KSO dengan pihak lain. (Bembeng)

cara mudah dan murah membuat website