DPRD Sumut:

Layanan RSU Adam Malik Tak Becus

DPRD Sumut:
Ricard.jpg

MEDAN - DPRD Sumut menilai, layanan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) RSU Adam Malik hingga saat ini masih mengecewakan warga.

“Pelayanannya tidak becus, lebih baik ditutup saja rumah sakit itu,” kata anggota Komisi B, Richard Eddy M Lingga SE kepada Medansatu.com, Senin sore (9/8).

Menurut politisi dari Partai Golkar itu, kekecewaan itu terungkap saat dirinya berkunjung ke rumah sakit milik pemerintah belum lama ini.

“Saya dengarkan langsung dari warga yang kecewa dengan layanan Jamkesmas. Layanannya tidak becus bahkan petugas rumah sakit terkesan meremehkan pasien pemegang kartu Jamkesmas,” ujar anggota dewan dari dari daerah pemilihan Karo, Dairi dan Pakpak Bharat itu.

Hal ini tentu saja bertolak belakang dengan kinerja rumah sakit yang belum lama ini merayakan ulang tahunnya yang ke-17. RSUP H Adam Malik telah menjadi salah satu rumah sakit rujukan untuk pasien Jamkesmas, umum dan yang lainnya.

“Seperti dikeluhkan pasien Arkedius Nababan (50) warga Kabupaten Dairi dan Giet P Siahaan (55) warga Kabupaten Deli Serdang yang dirawat di Rindu A2 menderita sakit liver yang parah, “ bebernya.

Lebih jauh Eddy mengatakan, ironisnya pihak rumah sakit tidak memperdulikan dan melayani pasien dengan serius. Kehadiran dokter yang bertugas merawat pasien boleh dikatakan sangat jarang,” papar Richard.

Karena mendapat perlakuan dan layanan tidak memadai, papar Richard, pasien akhirnya memutuskan untuk pulang dan angkat kaki dari rumah sakit karena tak kunjung mendapat layanan medis. Apakah karena mereka pasien Jamkesmas ?

“Harapan kita ke depan, di usia RSUP H Adam Malik yang ke-17 ada upaya untuk memperbaiki pelayanan, terutama layanan medis seperti kunjungan dokter dan pemberian obat kepada pasien,” tegasnya. (Partono)

 

cara mudah dan murah membuat website