MEDAN - Seorang wanita sehari-hari dikenal sebagai pemulung, tewas dengan tubuh terpotong akibat ditabrak kereta api di lintasan rel kereta api Jalan Sempurna Pasar VII Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (23/7) sekira pukul 06:30 Wib.
Mayat wanita yang belum diketahui identitasnya itu langsung dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Pirngadi untuk divisum guna pengusuta lebih lanjut.
Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, korban yang diperkirakan berusia 50 tahun itu, setiap harinya mencari barang-barang bekas di kawasan tersebut.
Namun tiba-tiba muncul kereta api dari arah Medan menuju Kisaran, melintas di kawasan tersebut dan langsung menggilas tubuh wanita tanpa identitas itu.
Sejumlah warga yang menyaksikan peristiwa maut itu tak bisa berbuat banyak dan melaporkannya kepada petuga stasiun kereta api Bandarkhalifah.
"Kami tidak sempat memberitahukan kepada korban jika kereta api akan melintas karena kejadiannya begitu cepat," sebut Tina warga Pasar VII Bengkel saat ditemui wartawan.
Petugas Polsekta Percut Sei Tuan yang turun ke lokasi kejadian itu segera mengevakuasi mayat wanita tersebut ke RSU Dr Pirngadi Medan.
Kanit Reskrim Polsekta Percut Sei Tuan, Iptu Yon Edhi Winara ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon selular, membenarkan peristiwa maut tersebut. (Suherman)