MEDAN - Wakil Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumut, Muslim Simbolon menilai ada empat kriteria yang dimiliki Ketua DPD PAN Langkat, Syah Affandin yang akrab dipanggil Ondim, sehingga layak diusung menjadi Ketua DPW PAN Sumut periode 2010-2015.
"Salah satu kriteria utama adalah Ondim tidak terlibat dalam konflik masa lalu PAN Sumut," kata Anggota Fraksi PAN DPRD Sumut itu kepada wartawan di gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (22/7).
Dijelaskan Muslim, agenda utama dalam Musywil IV PAN Sumut pada 31 Juli - 1 Agustus adalah untuk melakukan konsolidasi internal di PAN Sumut dalam membangun program untuk memenangkan pemilu 2014 . "Jadi tidak sebatas regenerasi pemimpin, tapi mencari pemimpin yang mampu mengakomodir amanah Musywil nantinya."
Karena itulah, kata Muslim, sekitar 30 dari 49 pimpinan harian PAN Sumut, baik yang berstatus Anggota DPRD Sumut atau tidak, sepakat untuk tidak mencalonkan diri dalam Musywil. Dengan alasan, kalau unsur pimpinan harian yang menjadi calon, maka dikhawatirkan gesekan dan konflik selama ini tidak bisa diselesaikan.
Muslim yakin, dengan mengusung ketua DPD Langkat maka ketua DPD PAN lainnya akan merespon memberikan dukungan. Sebab sangat aneh kalau daerah tidak mendukung kebijakan DPW yang menyerahkan kepemimpinan kepada DPD.
Alasan kedua, jelas Muslim, karena Ondim terbukti berhasil mengembangkan PAN di Langkat. Dimana di masa kepemimpinannya, jumlah kursi PAN di DPRD Langkat bertambah 100 persen. Dari hanya dua kursi menjadi empat kursi dan memiliki satu fraksi sendiri.
"Ketika itu Bupati Langkat juga, H. Syamsul Arifin. Makanya saat Syamsul menjadi Gubsu ini diharapkan, kursi PAN di DPRD Sumut meningkat 100 persen. dari tujuh menjadi 14 kursi," ujarnya.
Alasan ketiga, menurut Muslim, Ondim sudah teruji tidak punya syahwat untuk mengambil keuntungan dari jabatan politiknya. Terbukti dia tidak mau menjadi anggota DPRD Langkat dan DPRD Sumut ketika menjadi Ketua DPD PAN Langkat.
"Bahkan dia memberikan tiket itu kepada sekretarisnya untuk mencalonkan diri menjadi caleg DPRD Sumut. Artinya Ondim tidak punya kepentingan jabatan. Sehingga kita yakin dia lebih mudah mengakomodir semua DPD PAN nya. Bukan hanya daerah asalnya," kata Muslim.
Muslim menambahkan, kalau Ketua DPW PAN Sumut tidak berasal dari DPRD, maka kontrol terhadap legislatif semakin kuat. Selama ini kalau kerja Fraksi PAN DPRD Sumut sudah dianggap kerja DPW. "Karena itu kita harapkan ke depan, antara fraksi dan partai ini memiliki job descriptionnya jelas. Serta memperkuat fungsi kontrol partai terhadap kinerja dan tugas fraksi di DPRD Sumut," katanya.
Selain itu, karena tidak menjabat sebagai Anggota DPRD Sumut.Ondim juga punya banyak waktu untuk keliling ke DPD dan DPC PAN se Sumut.(Hidayat)