LIPPSU Gelar Dialog Publik

MEDAN - Dengan usianya yang telah 420 tahun, Kota Medan yang kini tak memiliki wajah memerlukan konsep yang lebih matang. Pemerintah yang memiliki peran penting dalam membangun hingga kini belum mampu membuktikan, dan oleh karena itu perlu dibangun wacana kearah terebut.

"Kita akan bangun wacana kedepan untuk Kota Medan, dengan repleksi 420 tahun umurnya," ungkap Ketua Panitia Dialog Publik 420 Tahun Kota Medan dengan tema, "Menatap Kota Medan Hari Ini dan Akan Datang", Rianto Aghly SH didampingi Sekretaris Drs Partono Budy, Sekretaris Panitia, Indra Buana Tanjung, Ketua Bidang Humas, Muhammad Arief Tampubolon dan Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik, Senin (19/07) di Hotel Madani Medan.

Acara yang direncanakan pada 31 July 2010, ujar Anto, akan mengundang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Ir Saiful Bahri, dua guru besar USU, Prof Ir Muhammad Nawawi Lubis, Prof DR Bachtiar Hassan Miraja dan Pakar Lingkungan Hidup, Ir Awaluddin Toyib sebagai narasumber.

Dan untuk panilis kita undang tokoh masyarakat Kota Medan, H Bachtiar Djafar dengan Keynote specker Ir HM Yusuf Pardamean, mantan anggota DPR RI.

Dengan kegiatan dialog publik ini, nantinya diharapkan Walikota Medan terpilih, Rahudman Harahap bisa mensinergiskan pembangunan kedepannya. Harapan itu akan kita tuangkan dalam acara yang akan diadakan di Hotel Madani Medan.

"Kita harapakan, dialog publik "Menatap Kota Medan Hari Inin dan Akan Datang" menjadi barometer pemerintahan kedepannya untuk membangun Kota Medan," terangnya.

Tidak itu saja, ke depannya LIPPSU sebagai lembaga kontrol pembangunan Kota Medan akan fokus melihat kinerja pemerintah. "Kita memiliki kepentingan untuk membangun Kota Medan, jadi LIPPSU akan mengontrol perkembangan Kota Medan kedepan," tegasnya.(Partono)

cara mudah dan murah membuat website