Menunggu Eksekusi Kawasan KIM

MEDAN - Juru sita Pengadilan Lubuk Pakam dan kuasa hukum Koperasi Tani (Koptan) Manunggal, mendatangi Mapolda Sumut, guna mempertanyakan pengamanan eksekusi areal KIM II seluas 46,11 hektar yang belum juga ada kepastian.

Juru Sita Pengadilan Negeri Lubukpakam Aloan Sirait usai bertemu dengan Kapoldasu Irjen Pol DrsOegroseno mengaku, soal permintaan pengamanan eksekusi telah diserahkan ke Karo Ops Poldasu Kombes Pol Anang Pratanto.

Pertemuan tersebut, pihak Poldasu mengaku belum siap melakukan pengamanan karena pihak KIM II yang melaporkan adanya dugaan dokumen palsu dari masyarakat atau barang bukti palsu yang diajukan pada saat sidang.

 “Pihak Poildasu mengaku belum siap untuk memberikan pengamanan, dengan alasan ada dokumen pemalsuan surat
tanah,” ucapnya.

Menurutnya, Peninjauan Kembali (PK) MA No.94 PK/Pdt/2004 tertanggal 3 Oktober 2007 sudah merupakan dasar kuat untuk memberikan pengamanan terhadap eksekusi yang sudah tertunda itu. “Tapi mereka menyatakan belum siap. Ya kami tetap akan berkordinasi saja nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum warga Emmi Sihombing mengatakan, tidak adanya kepastian soal pengamanan oleh Polda Sumut, membuat warga kecewa. Sebab, proses mulai dari persidangan hingga tingkat MA sudah memakan waktu yang lama.

“Saya mewakili sekitar 70 kepala keluarga mengaku kecewa dengan pengamanan ini. Karena merasa sudah cukup dengan putusan mulai dari PN Pakam hingga MA untuk dilakukannya eksekusi,”tandasnya.

Sementara itu, Pelaksana harian (lakhar) Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Naingolan mengatakan, soal pengamanan tersebut hingga kini pihaknya masih melihat situasi dan kondisi keamanan yang dinilai belum memungkinkan.

“Pihak Polda Sumut tidak ingin kejadian seperti di Tanjung Priok terjadi pada eksekusi tersebut,” katanya.

MP Nainggolan juga menambahkan, pihak Poldasu belum dapat memberikan pengamanan karena lokasi eksekusi dinilai tidak jelas.

 “Lokasi mana yang akan dieksekusi kita tidak tahu dan jelas dimana. Karena pihak KIM menyatakan bahwa lokasi eksekusi tersebut diluar KIM II,” ujarnya.(Jos)

cara mudah dan murah membuat website