MEDAN - Meski sudah hampir setahun tidak berlatih dan bermain bersama, namun tim futsal wartawan unit Polda Sumut, tetap mampu menunjukkan kesolidan dan kekompakannya untuk mengalahkan tim lawan.
Paling tidak, kenyataan itu bisa dilihat dari pertandingan uji coba tim futsal wartawan unit Polda Sumut melibas tim Medan Pos dengan kemenangan telak 11-5.
Tim futsal wartawan Polda Sumut asuhan pelatih Hendra Irawan (Analisa), mampu memaksa tim Medan Pos harus bermain ekstra keras lantaran terus-terusan digempur dari setiap lini depan.
Bahkan, penjaga gawang Medan Pos, Iwan Pade harus jatuh bangun untuk menahan tendangan-tendangan keras dan terarah pemain depan tim futsal wartawan Unit Polda Sumut yang dikomandoi, Josmarlin Tambunan (Medan Pos/bergabung dengan unit Polda Sumut) dan Gito Agus Pramono (Waspada).
Sebaliknya, Bambang NL (Global) penjaga gawang tim futsal wartawan unit Polda Sumut terkesan ‘sepele’ dengan tim lawan. Tidak mewaspadai segala kemungkinan yang bisa terjadi di lapangan. Gol balasan pertama dari tim Medan Pos, di luar dugaan Bambang. Bola yang hanya sekitar setengah meter dari sudut kirinya mampu dilesatkan lawan ke tiang dekat.
Beruntung, sikap Bambang tidak membuat palang pintu tim futsal wartawan Unit Polda Sumut, Irvan Sugito (Medan Bisnis) down. Bersama Martinus Sitorus (Panji Demokrasi) di lini bawah, Irvan tetap tampil tenang sehingga mudah mengatasi aksi individu tim lawan dan mensuplay bola kepada Gito Agus Pramono yang bertindak sebagai pengumpan kepada striker Josmarlin Tambunan.
Berkat kerjasama yang apik dalam mengolah sikulit bundar, sepanjang babak pertama tim futsal wartawan unit Polda Sumut mampu membuat Iwan Pade tujuh kali memungut bola dari dalam gawangnya pada Sabtu (3/7) petang tersebut. Sementara Bambang, tiga kali kebobolan.
Keunggulan sementara 7-3 tersebut, masing-masing diciptakan oleh Josmarlin Tambunan 4 gol, Gito Agus Pramono 2 gol dan Martinus Sitorus 1 gol. Waktu rehat sekitar 10 menit itu langsung dimanfaatkan pemain kedua tim untuk tetap bercengkrama, tanpa menimbulkan sakit hati atau dendam.
Memasuki babak kedua, pertandingan yang digelar di lapangan futsal de Kickers Jalan HM Joni Medan itu berubah penampilan. Sebagai pemain inti, seperti Josmarlin Tambunan dan Gito Agus Pramono ditarik keluar oleh pelatih Hendra Irawan, digantikan Aris Dasril (Sindo) dan Dedi Suhardi (Global).
Tak beda jauh dengan babak pertama, tim futsal wartawan unit Polda Sumut tetap mengusai permainan, meski hanya mampu menambah empat gol ke gawang lawan yang masing-masing diciptakan oleh Aris Dasril (3), Dedi Suhardi (1).
Belum Maksimal
Kemenangan atas pertandingan ujicoba dalam rangka persiapan tournament ke-2 piala Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Syamsul Arifin yang rencananya akan digelar pada 17 Juli mendatang tersebut, menurut Hendra Irawan belum merupakan hasil permainan yang maksimal.
Hendra menilai masih banyak kesalahan yang dilakukan para pemain. Seperti mengontrol bola yang terkadang untuk lawan ataupun tidak memanfaatkan lebar lapangan. “Itu belum hasil yang maksimal. Kemenangan kami ini, mungkin saja karena memang tim lawan di bawah kemampuan yang kami punya,” kata Hendra merendah, seraya menjelaskan tim futsal wartawan unit Polda Sumut baru dua kali melakukan latihan, yakni setiap Rabu malam dan Sabtu Petang
Dalam gambar, pemain tim Futsal Poldasu, Josmarlin Tambunan giring Bola, dibayangi Syamsir tim Futsal Medan Pos, pada laga persahabatan itu. (Release)