MEDAN - Gubsu Syamsul Arifin diingatkan agar mempertimbangkan upaya mengganti Kadishubsu Naruddin Dalimunthe dengan pejabat lebih kapabel. Pasalnya, dia tak mendukung program “Jalan Mantap 2011”.
“Naruddin sudah tak bias diharap banyak, karena nyata-nyata tidak mendukung program jalan mantap 2010”, kata anggota DPRDSU Isfan Fachruddin di gedung dewan, Kamis (6/8).
Indikasi Naruddin tidak bias diharap lagi, kata Isfan, terlihat dari kinerjanya yang buruk memimpin Dinas Perhubungan Sumut. Khususnya sikap yang tidak mau memfungsikan jembatan timbang, sebagai upaya mencegah rusaknya jalan.
“Kadishub tidak menindak mobil yang melebihi tonase, malah lebih mau menerima denda atas kelebihan muatan. Padahal, fungsi jembatan timbang antara lain, mencegah rusaknya jalan”, kata Isfan.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, mengatakan dibawah pimpinan Naruddin sebagai Kadis fungsi jembatan timbang nyaris tak ada. Truk angkutan barang melebihi tonase, dibiarkan bebas.
Bahkan kata dia, semua truk angkutan galian C dan truk angkutan tandan buah segar (TBS) dan CPO tidak masuk ke jalur timbangan. Padahal, petugas Dishubsu berada di jembatan timbang, tapi tidak melakukan penangkapan.
Karenanya, agar tidak menambah rusaknya jalan dan menyedot anggaran perbaikan jalan, lebih baik Naruddin diganti. Masih banyak aparat di Dishubsu yang berjiwa bersih,mampu menjalankan tugas dan fungsi secara baik.(Jenderal)
Foto ilustradi diambil dari : suaramerdeka.com