Gubsu Akan Cek Panti Jompo Abdi Dharma Asih

Jompo.jpg

Nabari Ginting : Tau Apa Dewan Soal Jompo

MEDAN – Nasip binaan Panti Jompo Abdi Dharma Asih Binjai yang sehari-hari makan hanya dengan menu Tempe dan kangkung, menjadi perhatian serius Gubsu Syamsul Arifin SE. 

“Saya sudah baca berita temuan inspeksi mendadak (Sidak) Komisi E DPRDSU tentang penghuni jompo yang ditelantarkan. Kita akan perhatikan itu dan tim saya akan kesana”, kata Gubsu tadi siang usai mengikuti paripurna dewan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBDSU 2008.

Gubsu mengakui, anggaran untuk panti jompo di APBDSU sangat kecil, namun dengan anggaran yang ada kalau dimanfaatkan dengan benar tidak akan membuat binaan panti menjadi terlantar.

Seperti diberitakan, 158 penghuni panti jompo Abdi Dharma Asih Binjai binaan Dinas Sosial Sumut hidup terlantar. Menu makanan penghuni yang rata-rata berusia 70 tahun itu, sehari-hari hanya berkutat pada menu Tempe,Tahu, Teri dan Kangkung.

Bahkan pejabat yang mengurusi panti, dilaporkan jarang masuk kantor.Jompo yang jadi binaan lebih banyak diurusi penjaga asrama dan tukang masak.

DPRDSU ASBUN

Kadis Sosial Sumut, Nabari Ginting saat di konfirmasi Medansatu.com di gedung dewan, tidak mengakui temuan Komisi E DPRDSU itu. Malah dia menuding anggota Komisi E DPRDSU sebagai asal bunyi.

“Mereka tau apa soal Panti Jompo, kok ngomong ke koran macam-macam. Mereka seharusnya berdialog dengan saya,agar merekam paham”, katanya.

Menjawab wartawan soal kemungkinan terjadinya penyalahgunaan anggaran biaya makan penghuni panti jompo, Nabari Ginting membantahnya.

“Bagaimana mau makanan daging tiap hari, kalau anggarannnya sendiri sangat kecil. Lagi pula penghuninya suah tua, kadang pelupa soal menu makanan”, katanya.

Karena sudah tua, kata dia, kadang orang jompo itu pun bias lupa apa sudah makan apa belum. Jika ditanya, mereka malah bilang belum makan, padahal saat itu dia masih baru makan.

“Kebetulan saja saat dewan datang, menu makanan mereka kangkung,bayam dan tempe. Kalau sekarang anda kesana, mereka makan daging”, katanya.

Nabari Ginting sepertinya enggan ditanyakan lebih rinci, dan langsung  meninggalkan wartawan sambil berlalu menuruni tangga gedung dewan. (Jenderal)

 

cara mudah dan murah membuat website