Kondisi Listrik Sedang Gawat

PLN pasrah di caci maki Masyarakat

Kondisi Listrik Sedang Gawat
PLN_Mayjen.JPG

MEDAN - PT PLN (Persero) Wilayah Sumut belum dapat memastikan kapan pemadaman bergilir dapat teratasi. Karenanya, sambil berupaya memperbaiki kinerja pihaknya pasrah walau terus dicaci maki masyarakat.

“Kondisi pembangkitan memang sedang parah dan butuh perawatan. Maka pemadaman sulit dihindarkan”, kata GM PLN Wilayah Sumut Ir Deni Pranoto dalam rapat dengar pendapat Komisi D DPRD Sumut di gedung dewan, Selasa (23/02).

Pranoto tidak mau mengumbar janji soal target listrik aman, tapi malah mengharapkan dukungan agar masalah kelistrikan di Sumut segera teratasi. Karena selama kebutuhan cadangan 30 persen belum terpenuhi, Sumut tetap rawan listrik.

Rapat dengar pendapat itu dipimpin Ketua Komisi D DPRD Sumut, H Ajib Shah didampingi wakil Ketua Jhon Hugo Silalahi, dihadiri anggota lainnya yakni Tagor Simangunsong, Andi Arba, Jamaluddin Hasibuan, Mustofawiyah, H Hasan Maturidi, Zulkarnain, Restu Sarumaha dan Yusuf Siregar.       

Ir Deni Pranoto didampingi GM Kit Sumatera bagian Utara Ir Ikuten Sinulingga dan para staf PLN lainnya mengatakan, PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir di sektor rumah tangga selama lebih kurang empat jam perharinya guna mengurangi beban puncak. "Pemadaman dibagi 6 kelompok wilayah pelanggan" paparnya.

Usia Pembangkit

Sementara itu usia mesin pembangkit yang dinilai sudah tua juga dijadikan alasan pihak PLN dan mengemuka dalam rapat tersebut. "Umur mesin pembangkit kita rata-rata sudah 20 hingga 30 tahunan, semuanya sudah tua betul," ujar Pranoto.

Seperti mesin pembangkit yang ada di PLTG Glugur , kata Pranoto usianya sudah 30 tahun, sehingga pihaknya harus lebih hati-hati menggunakannya. "Kalau tidak dirawat akan semakin rusak,' keluhnya lagi.

Begitu juga dengan pembangkit di sektor Medan Belawan,PLTG Paya Pasir dan PLTD Titi Kuning yang bahkan sudah mencapai usia 34 tahun.
Sehingga, lanjut Pranoto pihak PLN harus segera membeli pembangkit baru.

Namun, kata Pranoto lagi, meski masih tetap terjadi pemadaman pihaknya masih memberi harapan kepada masyarakat Sumut, akan terjadi perbaikan dengan pembangunan PLTU Pangkalan Susu Langkat dengan daya 2200 MW, serta pembangkit dari potensi PT Inalum.(Jenderal)

cara mudah dan murah membuat website