Kabid Humas Poldasu, Kombes.Pol.Drs. Baharudin Djafar,MSi kepada wartawan, Senin (3/8) mengatakan, kedua Calon Taruna Akpol itu dinyatakan tidak lulus karena sakit amandel dan sakit mata yang sudah pernah dilaser. Sedangkan satu Taruna lagi obname di RS Brimob Semarang karena menderita sakit.Mereka diketahui sakit setelah menjalani pendidikan dan latihan di Semarang.
Kombes. Drs.Baharudin mengatakan, dengan gugurnya 2 calon Taruna Akpol kwota Poldasu tersebut, kini Taruna Akpol dari Sumut yang mengikuti pendidikan di Semarang sebanyak 19 orang.
Mereka diberangkatkan ke Semarang pada Rabu (22/7) untuk mengikuti pendidikan/seleksi. Dari 21 calon Taruna/I yang diberangkatkan 5 di antaranya sudah sempat anggota Bintara Polri yaitu satu dari Polresta Sibolga, 2 Polres Samosir, 1 Tobasa dan 1 Brimob.
Ke 19 calon Taruna/I itu akan mengikuti pendidikan/seleksi berupa jasmani,kesehatan, ujian tertulis, psikotes dan terakhir pantauan terakhir (pantohir).
Juru bicara Poldasu itu menambahkan, kendati kedua calon Taruna Akpol itu dinyatakan gugur namun tidak dilakukan penambahan sebab untuk tahun ini. (Jostam)