
MEDAN - Pencaplokan lahan ini terjadi ketika PT VAL memperoleh izin rekomendasi atas lahan seluas 6.000 hektar untuk dikelola. Dari jumlah itu, 3.000 hektar diperuntukkan bagi lahan inti, dan 3.000 hektar lagi lahan plasma tahun 1996.
MEDAN - Dinas Kehutanan (Dishut) Sumut didesak segera menutup dan menghentikan operasional PT Barumun Rapala dan mengusirnya dari Kabupaten Padang Lawas (Palas).
Desakan disampaikan mahasiswa tergabung dalam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Barumun Tengah Sekitarnya dalam aksi unjukrasa di Gedung DPRD Sumut, Selasa (9/3).
MEDAN - Alih fungsi lahan persawahan kepada jenis tanaman keras di beberapa kabupaten/kota di Sumut, kini sudah memasuki tahap mengkhawatirkan.
Persawahan yang harusnya menghasilkan tanaman lunak seperti padi kini beralihfungsi menjadi tanaman perkebunan, seperti jagung atau bahkan tanaman keras seperti kelapa sawit.
MEDAN - Komisi D DPRD Sumut minta Gubsu H Syamsul Arifin SE segera membentuk Pokja (kelompok kerja) penyelesaian masalah tanah di Sumut. Termasuk yang disengketakan masyarakat dengan PTPN-PTPN, agar konplik tanah di propinsi ini tidak berlarut-larut.
MEDAN - DPRDSU meminta Bank Sumut untuk “mengejar” 6 juta penabung produktif di Sumut yang belum tersentuh, dengan jumlah dana mencapai Rp 6 trilun.
MEDAN – Bank Sumut sebaiknya proaktid dalam mensosialisasikan budaya menabung bagi masyarakat. Karena program “Tabunganku” yang sudah dicanangkan Bank Indonesia (BI) pekanlalu, akan menjadi avent penting mendorong masyarakat menabung uangnya di Bank.
MEDAN - Anggota Komisi D DPRDSU, DTM H Abdul Hasan Maturidi menilai, penolakan PT Inalum membantu listrik bagi Sumut merupakan bukti nyata betapa Inalum masih mewarisi mental penjajah.
MEDAN - Masyarakat Sumut harus lebih banyak bersabar, sebab pemadaman listrik masih akan terjadi . Pihak PLN hanya mampu menjamin masalah listrik itu selesai Mei 2010.
MEDAN - Komisi C DPRD Sumut meragukan pembangunan Crystal Square dapat terealisasi 2012, walau dengan investor baru PT Artha Sarana Makmur dan PT Prima Karya Makmur.
MEDAN - PT PLN (Persero) Wilayah Sumut belum dapat memastikan kapan pemadaman bergilir dapat teratasi. Karenanya, sambil berupaya memperbaiki kinerja pihaknya pasrah walau terus dicaci maki masyarakat.